hai malam yang penuh dengan setitik cahaya terang setiap pintu rumah yang ada. Kini kau menghampiriku seakan diriku tak ingin singgah di malammu.
malam katakan padanya aku mengaguminya walau hanya sementara... Ya pasti hanya sementara, hanya sebatas tatapan indah dimatanya yang yang terpancar dari sudut matanya itu. Namun ku yakin dia bukan untukku, bukan untuk menemani hari di usia senjaku tapi dia hanya menemani tiga hari dalam seminggu dan dalam empat bulan ini.
ketika semuanya tiba akan ada hari perpisahan di antara kita, antara aku dan dirinya. Takkan lagi adanya pertemuan antara kita, tak ada canda tawa antara kita yang ada hanya selembar kenangan yang kelah kita tulis selama ini,bukan hanya kita tapi kami.. Ya kami seluruh mahasiswa yang sekelompok denganku. Rasanya tak sabar menunggu hal itu tiba karena ku sudah tak sanggup menahan tatapanmu yang semakin tajam, ataukah ituhanya perasaanku saja?
Oh tuhan tunjukkan apa yang terbaik di peroleh hamba ...
malam katakan padanya aku mengaguminya walau hanya sementara... Ya pasti hanya sementara, hanya sebatas tatapan indah dimatanya yang yang terpancar dari sudut matanya itu. Namun ku yakin dia bukan untukku, bukan untuk menemani hari di usia senjaku tapi dia hanya menemani tiga hari dalam seminggu dan dalam empat bulan ini.
ketika semuanya tiba akan ada hari perpisahan di antara kita, antara aku dan dirinya. Takkan lagi adanya pertemuan antara kita, tak ada canda tawa antara kita yang ada hanya selembar kenangan yang kelah kita tulis selama ini,bukan hanya kita tapi kami.. Ya kami seluruh mahasiswa yang sekelompok denganku. Rasanya tak sabar menunggu hal itu tiba karena ku sudah tak sanggup menahan tatapanmu yang semakin tajam, ataukah ituhanya perasaanku saja?
Oh tuhan tunjukkan apa yang terbaik di peroleh hamba ...
0 komentar:
Posting Komentar