Jumat, 20 Maret 2015

BAPER!

Standard
Ya Tuhan ... kenapa saya menjadi tambah baper begini?? Anggaplah seluruh sentuhannya itu hanya sebagai seorang sahabat. Saya hanya tak ingin mengambil yang bukan milik saya, Tuhan tunjukkan semua itu bahwa dia bukan tercipta untuk saya! Senyumnya terlalu indah bersama wanitanya, biarkan lah mereka berdua meratapi kebahagiaan yang sedang terjadi di antara mereka.

Bodoh seharusnya saya tak boleh seperti ini. Jadikan dia teman sejatih saya Tuhan, saya mohon kepada-Mu L baper ini mulai melanda hingga kini, rindu ini mulai merasuki kalbu yang seharusnya tak dimasuki. Saya ingin dia lenyap dari pandangan saya, Tuhan saya mohon sekali lenyapkan dia dari mata saya! Sungguh saya takut, takut menjadi nyaman kepada dia. Saya tak ingin merusak hubungan orang lain yang telah mereka bina bertahun-tahun.

Tapi apakah saya salah jika saya ingin menjadi lebih dekat dengannya? Ah BODOH saya!! Saya tak sanggup Tuhan tatapan matanya sungguh menghujam jantung yang sedang berdetak, rasanya saya selalu ingin dekat dengan dia, namun apalah daya saya yang hanya seorang yang bisa menikmati senyum manisnya.


Namun saya yakin ketika semua ini selesai saya akan melupakannya. Ya seperti SI MATA INDAH tempo waktu yang selalu bertemu dengan tatapan matanya yang tajam dan ketika hati saya tersentuk kemudian menjadi luluh di depannya. Tersipu malu namun dia menatap dan tersenyum bukan untukku, jadi intinya saya BAPER (BAWA PERASAAN)

0 komentar:

Posting Komentar