Ya Tuhan ... kenapa saya menjadi tambah baper begini?? Anggaplah
seluruh sentuhannya itu hanya sebagai seorang sahabat. Saya hanya tak ingin
mengambil yang bukan milik saya, Tuhan tunjukkan semua itu bahwa dia bukan
tercipta untuk saya! Senyumnya terlalu indah bersama wanitanya, biarkan lah
mereka berdua meratapi kebahagiaan yang sedang terjadi di antara mereka.
Bodoh seharusnya saya tak boleh seperti ini. Jadikan dia teman
sejatih saya Tuhan, saya mohon kepada-Mu L baper
ini mulai melanda hingga kini, rindu ini mulai merasuki kalbu yang seharusnya
tak dimasuki. Saya ingin dia lenyap dari pandangan saya, Tuhan saya mohon
sekali lenyapkan dia dari mata saya! Sungguh saya takut, takut menjadi nyaman
kepada dia. Saya tak ingin merusak hubungan orang lain yang telah mereka bina
bertahun-tahun.
Tapi apakah saya salah jika saya ingin menjadi lebih dekat
dengannya? Ah BODOH saya!! Saya tak sanggup Tuhan tatapan matanya sungguh
menghujam jantung yang sedang berdetak, rasanya saya selalu ingin dekat dengan
dia, namun apalah daya saya yang hanya seorang yang bisa menikmati senyum
manisnya.
Namun saya yakin ketika semua ini selesai saya akan
melupakannya. Ya seperti SI MATA INDAH
tempo waktu yang selalu bertemu dengan tatapan matanya yang tajam dan ketika
hati saya tersentuk kemudian menjadi luluh di depannya. Tersipu malu namun dia
menatap dan tersenyum bukan untukku, jadi intinya saya BAPER (BAWA PERASAAN)
0 komentar:
Posting Komentar